gratitude and people

Holllaa dydy....

Hari ini aku mendengar cerita dari orang yang datang di tempat tinggalku. Dia adalah teman kakakku. Walaupun aku saat ini sedang mengerjakan pekerjaanku, tapi telinga ini menyimak dengan baik apa yang mereka perbincangkan, karena mereka tepat berada di sampingku. Aku sangat menyukai keramaian tapi tak menutup kemungkinan kalau aku juga sangat suka menyendiri, memikirkan hal-hal yang ingin ku perbincangkan dengan diriku sendiri. Mereka bercerita panjang lebar dan sangat menikmati itu. Aku sangat suka mendengar orang bercakap-cakap, makanya itu aku suka dengan banyak orang, ramai, tertawa, dan banyak hal.

Oh iya dari apa yang mereka ceritakan, aku tertarik pada suatu hal. Ketika ia mengatkan kalau dulu saat ia baru masuk di universitas, awalnya dia hanya kuliah santai, dan tidak terlalu serius. Tapi saat dia menyadari apa yang ia lakukan saat itu adalah kesalahan, dia menyesal. Kenapa bukan dari dulu saja aku serius di jurusanku, belajar, kuliah layaknya orang yang benar-benar menuntut ilmu? Itu semua yang keluar dari mulut kakak itu. Satu hal yang pasti dan dapat kusimpulkan kalau aku tidak boleh seperti itu. Mendengarnya saja dan melihat wajahnya yang memang benar mengekspresikan penyesalan itu membuatku begitu bersemangat. Sangat. Kenapa? Karena itu adalah suatu pelajaran bagi diriku sendiri. Mungkin saat ini aku masih diberi kesempatan untuk bisa memperbaiki diri lebih awal sebelum penyesalan itu datang menghampiri. Aku masih bisa untuk terus memperkaya diri dengan membangun banyak hal di hidupku yang bahkan belum seberapa. Artinya aku masih  tunas muda. Hahaha...

Seperti yang pernah Papaku bilang kepadaku, kalau kita tidak perlu merasakan baru menjadikan itu pengalaman di hidup kita, tapi dengan mendengar cerita dari orang-orang, mendengar pengalaman mereka kita bisa merasakannya dan mengambil pelajaran dari mereka.  Kau tahu tidak, mataku berbinar-binar saat beliau mengatakan itu padaku.

Lalu kakak itu lagi bercerita kalau dulu dan bahkan sekarang dia ingin sekali masuk di jurusan  yang aku geluti saat ini. Dia sangat ingin ada di jurusan itu. Tapi takdir berkata lain, dia lolos di pilihan ke dua.  Itu juga membuatku berpikir bahwa aku adalah salah satu orang yang saaangat beruntung. Ternyata ada yang sangat ingin menjalani hidup seperti apa yang ku lakukan sekarang.  Berarti aku seharusnya sadar, kalau aku harus melakukan yang terbaik. Pasti banyak juga di antara orang-orang di dunia ini yang persis mengalami hal seperti ini. Dan banyak juga yang tidak menyadari kalau hidup mereka adalah dambaan beberapa orang.  Oleh karena itu, rasa syukur itu penting. 

hah...

Yang intinya sekarang aku ingin mempelajari banyak hal, banyak pengalaman, dan banyak wawasan tentunya. Seperti yang aku sudah bilang padamu,  kalau  aku suka dengan orang-orang. I like people because I can learn everything from them. Dari orang yang satu ke orang yang satu lagi, berbeda orang berarti berbeda pengalaman. Kadang kalau aku ada di suatu perkumpulan aku akan memilih jadi seorang pendengar saja yang diam dan ingin mendengar dengan penuh perhatian, aku ingin mendengar cerita-cerita mereka. 


So how about you guys? do you like talking to people, and have you ever feel grateful from their story?



Comments