describe your 2023!
Nggak terasa udah di penghujung tahun. Selamat tahun baru 2024!
Seperti biasa, seperti di tahun-tahun sebelumnya. Ada banyak cerita, cinta, dan pengalaman yang didapatkan. Aku ingat, waktu itu kali pertama aku menulis tentang hal apa yang aku pelajari di tahun 2023. Dan sekarang 365 hari itu sudah ku lalui. Alhamdulillah masih bisa berjumpa dan membuat lembaran baru lagi di tahun ini. Terima kasih.
Berawal dari sering baca blog ka zhafira, aku jadi termotivasi untuk membuat blog sendiri. Aku biasa menulis di buku diari, kalau menulis di buku diari kan bisa apa saja yang ingin kita tulis. Entah tulisannya rapi atau tidak, tata bahasanya yang berantakan, sama sekali tidak masalah bukan? Lain halnya kalau ingin di upload ke publik. Itu adalah salah satu achievement yang ingin aku lakukan. Mempunyai blog. Akhirnya karena sudah terbiasa menulis keseharianku, aku memulai menulis di blog dengan menumpahkan segala yang ingin aku katakana tentang keseharian atau apa yang terjadi kepadaku. Dan itu pun terus berlanjut, sampai aku berpikir ingin berbagi pengalaman lewat tulisan-tulisan. Bisa saja itu bermanfaat. Berawal dari keinginan itu, aku juga menuliskan wish list yang ingin aku lakukan di tahun 2023.
Di tahun ini, aku sudah menyelesaikan beberapa wish list ku. Mempunyai blog, buat klub baca, membuat podcast dan channel youtube, menyelesaikan bacaan yang menumpuk, lolos beasiswa, dan lolos di program pertukaran pelajar. Yeeyy finally! Alhamdulillah.
Tapi mungkin menuliskan wish list itu tidak semudah itu. Setiap hal yang ingin aku achiev juga butuh rencana yang matang, dedikasi, membangun kebiasaan yang positif, sangat berisiko, dan tentu saja harus bisa menerima kegagalan dan mau belajar darinya. Kalau kata ka zhaf, gagal sama dengan belum berhasil. Kalau kita punya mindset bahwa gagal adalah sama dengan belum berhasil maka kita akan berpikir bahwa masih ada kesempatan yang baru untuk mencoba lagi dan belajar lagi.
365 hari kalau dibayangkan sekarang di tanggal 30 Desember ini, terasa begitu singkat. Tapi untuk berada di titik saat ini, ternyata perjalanan yang aku lalui begitu panjang. Aku harus melalui berbagai macam proses. Manajemen waktu yang berantakan, mengalahkan rasa malas, pekerjaan yang ditunda-tunda, dan ingin berada di zona nyaman. Semua hal itu tidak asing lagi bagi kita. Kalau kita baca kembali semua hambatan itu lebih banyak mengarah kepada diri sendiri. Benar, musuh kita yang sebenarnya adalah diri kita sendiri.
Your competition isn’t other people. You competition is your procrastination, your ego, the unhealthy food you are consuming, the knowledge you neglect, the negative behavior you are nurturing and your lack of creativity.
I got these writes from Instagram and it make me nodded.
…
Aku juga sangat senang bisa membuat klub buku. Awalnya kami hanya gabut dan bingung mau dikemanakan hobi kami. Dan kami berpikir untuk membuat klub kecil-kecilan yang membahas tentang buku, juga berdiskusi. Kami baru menjalankannya Januari lalu.dan di Januari tahun ini, dia akan berusia 1 tahun! Saat sama-sama menjalankannya, ada satu titik kami benar-benar stuck dan sempat berhenti. Dari pengalaman ini, aku belajar cara mengatur konten, berkomunikasi, membuat program-program, dan belajar bekerja sama dalam tim. Aku sangat berterima kasih kepada curiosite tim yang telah membantuku mewujudkan impianku ini. Masing-masing dari kami punya keahlian, dan kami sama-sama belajar dan berbagi. Lots of love I send to you guys from another place. Thanks to wahit, ical, mahdya, rizaldi, arsin, dan alsa. Sehat selalu kalian. Ayo terus menyebar virus membaca haha.
Tahu tidak, tulisan sekarang yang kamu baca juga adalah tantangan bagiku. Aku pikir menulis adalah semudah itu. Bahkan beberapa page tulisan di blog ini. Aku harus mengumpulkan mood untuk menulis, atau paling tidak mengatur jadwal menulis agar bisa konsisten. Coba lihat, banyak jadwal blog yang bolong. Yang seharusnya aku menulis setiap minggu 1 atau 2 kali, malah jadi sebulan 2 kali. Bahkan lebih parahnya tidak menulis. Kadang aku juga kecewa terhadap diriku sendiri, yang sudah capek-capek buat jadwal tapi tidak dilakukan. Tapi aku menyadari mungkin saja aku terlalu keras dengan diriku sendiri. Jadi aku mencoba untuk perlahan saja dan menjadikan semuanya dengan bereksperimen. Kalau aku tidak bisa seminggu 2 kali, berarti akan ku coba seminggu sekali, begitu dan seterusnya sampai benar-benar bisa. Hal pertama yang aku tanamkan ketika aku ingin mencoba hal baru adalah belajar menyukainya. Lagi-lagi tidak ada yang instan untuk menggapai impian, kita harus benar-benar tenggelam dalam prosesnya. Aku harap dari sekian banyak tulisan di blog ini, bisa membantu dan bermanfaat. Aku ingin tahu bagaimana menurut kalian, please comment and we can share out thoughts hehe.
Dan soal channel youtubeku. Aku baru mengatakannya sekarang. Jujur aku agak malu, tapi aku juga senang bisa merealisasikan itu. Untuk beberapa hari ke depan mungkin ini akan menjadi rahasia. Aku baru saja memulainya lagi setelah beberapa bulan aku berhenti. Tapi tolong doakan aku agar bisa melanjutkan lagi, berbagi cerita. Akhirnya aku yang malu berbicara depan kamera mencoba untuk tampil berani, awkward tapi kata adikku itu keren. Yang benar saja!!
Dan membaca buku, juga menjadi tantangan bagiku. Dan aku rasa ini akan selalu menjadi wish list di tahun-tahun berikutnya. Menurutku, aku harus mempunyai target agar bisa konsisten. Misalnya setahun aku harus menyelesaikan 5 atau 10 buku. Dan tidak hanya membacanya tapi paham. Ada beberapa buku yang sudah aku selesaikan di tahun ini. Salah satunya Sapiens, Laut Bercerita, dan The Courage To Be Disliked. Sapiens termasuk buku yang menurutku mempunyai pembahasan yang berat dan cukup luas. Tapi karena penasaran dengan apa isinya, jadi aku ingin sekalimemba canya. Mungkin cara ini bisa kalian pakai. Cukup dengan punya rasa penasaran dan interest yang tinggi tentang suatu topik. Selamat membaca! Kalau ingin berbagi pengalaman tentang membaca kita bisa bercakap-cakap di @aysha.reads Jangan lupa DM ya!
Dan terakhir. Hal terbesar dari wish listku, hal paling berkesan di tahun 2023 ini, adalah mengikuti pertukaran pelajar. Impian ini pernah aku pikirkan saat aku SMA. Dan karena Allah mudahkan, Impian itu terjadi saat aku kuliah. Alhamdulillah. Sekarang sudah hampir 3 bulan aku di Jawa, tepatnya di Kota Malang. Aku pikir kalau ingin bercerita tentang pengalaman dan Pelajaran yang aku dapatkan di sini, blog ini akan sangat panjang. Aku tidak bisa berkata-kata selain kata terima kasih. Aku sangat senang dan sangat-sangat senang. Alhamdulillah. Dipertemukan dengan orang-orang yang hangat, tempat-tempat yang indah. Our moments I can not count. It was really much. Really. I can not describe it. Sempat ada rasa takut untuk mendaftar program ini, sempat ada rasa takut untuk pergi jauh dari kampung halaman. Jauh dari orang tua dan keluarga mungkin sudah menjadi hal biasa bagiku sejak aku kuliah. Tapi kali ini benar-benar beda. Pengalaman dan perjalananku akan sangat jauh. Terima kasih kepada orang tuaku, kakak, adik, dan teman-temanku, yang selalu memberikan dukungan. Akhirnya aysha mu ini bisa keluar dari zona nyamannya!! Huhu
...
Tahun 2023, terima kasih
Banyak pengalaman yang membuat kita mejadi dewasa. Banyak pengalaman yang membuat kita berterima kasih. Dan banyak pengalaman yang mempertemukan kita dengan orang-orang terkasih.
Mungkinkah diri kita yang sekarang sudah jauh lebih baik dari yang kemarin. Mungkinkah semua rencana awal kita berjalan sesuai dengan yang kita perkirakan. Maybe yes maybe not. Kita semua adalah pembelajar. Yang belajar dari setiap kegagalan, yang belajar untuk mencoba hal baru, yang belajar untuk menjadi berhasil, dan belajar untuk bisa berencana lagi.
Seperti biasa, ayo menyusun rencana lagi untuk 2024 ini. Dengan matang, dengan penuh persiapan. Kalau kita masih muda, ayo coba banyak hal dan gagal berkali-kali. Jangan pernah merasa terlambat untuk mencoba. Hidup tidak lama. Jadi hiasi dan beri kehidupan kita yang singkat ini dengan hal yang membuat kita bahagia dan bermanfaat.
Salam hangat!
Comments