Tak Apa Tuk Memulai Lagi

Terkadang ada satu hal yang cukup menggangguku dan membuatku bertanya-tanya. Tidak masalahkah jika aku harus berhenti dari semua yang sudah aku rencanakan? Ataukah aku hanya merasa lelah saja? Kadang aku tak mengerti semua itu.

Memang benar, kita masih muda. Dan tidak tahu apakah akan tetap muda saja atau akan tua. Aku masih mencari tentang apa saja langkah yang harus aku lakukan demi impian kecil ini. Pernah ada satu malam, seorang teman baik bertanya kepadaku, katanya "Lalu apa tujuan hidupmu?" Seperti biasa aku hanya tersenyum dan langsung menghela nafas. Aku tahu jawabannya, tapi aku tidak tahu harus menjawab pertanyaan itu dari mana, aku tidak tahu harus memulainya dari mana. Dia, dia pun memberikanku jawaban, "Coba lihat apa yang sudah kamu lakukan sampai saat ini, seharusnya kamu sudah tahu kamu ada di mana dan akan berada di mana suatu saat nanti. Cobalah untuk fokus di satu atau beberapa hal, mungkin saja kamu akan bisa menjawab pertanyaanku ini". Baiklah aku bilang, sambil memarahinya dengan wajah kesal.  Hahaha bukan kesal karena jawabannya, tapi wajahnya yang seakan mengejekku. Karena aku bilang, "Kann, aku jadi kepikiran" Nanti kalau sampai rumah aku ga bisa tidur cuman karna mikirin apa sih tujuan hidupku sebenarnya. Dia tertawa begitu saja. 

Aku yakin, percakapan itu tidak datang begitu saja tanpa memberikanku sebuah alasan untuk berani memulai lagi. Aku pernah membaca buku, katanya tak apa tuk memulai lagi. Aku lalu berpikir bukankah setiap bulan bahkan setiap tahun berganti aku selalu membuat banyak perubahan dan menyusun banyak rencana. Lalu kenapa aku harus memulainya kembali. Tapi tidak, di buku itu dia menjelaskan, kadang seorang manusia mempunyai waktu untuk istirahat, duduk diam dan merenung, atau sekadar tidak melakukan apa-apa. Kadang ada saatnya untuk kita berhenti dulu. Berhenti bukan berarti "selesai sudah" tetapi berhenti untuk mengingat dan menyimak apa yang sudah kita lalui sampai di titik ini. 

Aku pernah bilang, aku suka mendengar orang-orang bercerita. Aku senang mendengar pengalaman dan cerita-cerita mereka. Aku seperti sedang belajar. Sampai pada di titik ini, aku mendapat pertanyaan, apa tujuan hidupku. 

Tidak seharusnya kita selalu ada di garis hidup yang sudah kita jalani. Kadang-kadang perlu untuk kita menepi dan duduk sebentar saja. Lalu memutuskan tujuan hidup kita dari situ. Dan mungkin saja berganti haluan dan memutuskan untuk tidak berada di garis itu lagi. Orang bilang, tujuan hidup kita akan berbeda seiring pengalaman hidup yang kita lalui. Kita punya alasan-alasan tertentu dari setiap keputusan yang kita miliki. 

Rasanya, dengan menepi sebentar itu cukup baik. Ternyata tidak semua hal dan kesempatan harus kita ambil. Ada yang harus kita ambil lalu ada yang terelakkan. Dan beranjak dewasa ini, membuat pilihan dan keputusan itulah yang sulit.  Dewasa tidak seperti impian masa kecilku dulu. Tenang, tidak ada beban, bebas, dan bahagia. Tapi ada hal yang harus kita lihat lagi. Ego, relationship, kerja keras, dan keberanian untuk mengambil keputusan dalam hidup dan tentu saja keberanian untuk menerima konsekuensinya. 

Tak Apa Tuk Memulai Lagi

Hal yang bisa aku simpulkan sekarang dari percakapan di malam itu adalah, aku terlalu banyak melihat keluar, sampai lupa dengan diriku yang sedang menjalaninya.  Bisa saja kita tidak tahu apakah yang kita lakukan saat ini, senang kita lakukan? 

Punya tujuan hidup berarti fokus pada hal yang kita sukai dan ingin kita raih.  Tujuan hidup secara sederhana, kamu punya alasan untuk hidup di dunia ini, iya kan? Dan sekarang langkah-langkah apa yang harus kita buat. Mari bawa diri kita untuk memikirkan semua itu. Berdiskusi dengan diri sendiri, dengan teman yang supportif, atau meminta untuk ditunjukkan jalan yang baik kepada Allah.  Dan satu hal lagi, kalau kamu sudah mendapat jawabannya, bilanglah ke dirimu "Tak Apa Tuk Memulai Lagi" Ayo sama-sama kita lanjutkan proses yang sudah kita jalani, sama-sama kita bangun lagi kebiasaan-kebiasaan yang baik. Kalau dulu sempat merasa terpuruk dan tidak tahu mau melakukan apa. Sekarang kamu sudah tahu kan, tidak ada yang selamanya di dunia ini. Semua sementara. Begitu juga dengan senang dan sedih, sakit dan luka. Berhenti dan istirahat tidak menandakan kita sedang kalah. Tapi memberikan kita ruang untuk berpikir sudah benarkah kita menjalani hidup yang sebentar ini. Justru orang yang menanglah yang bangkit dan mau memulai lagi.

Kalau kamu ditanya tentang tujuan hidupmu, kamu akan menjawab apa?


Comments