aku sore
Mau hidup sepuluh ribu kalipun, aku akan tetap memilih kamu
Da
moram živjeti deset tisuća života, uvijek bih izabrala tebe
Kata indah namun juga bermakna yang selalu diucapkan karakter Sore. Sebenarnya habis nonton film ini, aku ga langsung dapat maksud dan pelajarannya seperti apa. Tapi setelah beberapa hari ini aku jadi terus-terusan mikir oh ini maksud Sore, oh ini maksud film itu. Selain Jatuh Cinta Seperti di Film Film, yang juga menurutku punya nuansa romantis dan jalan cerita yang unik, Yandy Laurens, kali ini gila banget bisa keluarin film Sore ini yang bisa dibilang punya banyak teori dan arti yang dalam benget. Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari film Sore; Istri dari Masa Depan. Siapa tau kamu punya versimu.
1. Perubahan itu datang dari dalam diri
sendiri
Kita ga
bisa mengubah seseorang kalau bukan dari dirinya sendiri. Tugas kita cuman
menemani bukan menuntut. Sekeras apapun usaha kita untuk merubah seseorang
menjadi lebih baik, gak akan ada hasilnya jika tidak ada kesadaran dari dirinya
sendiri. Sebenarnya ga ada masalah ketika kita pengen orang lain berubah
menjadi lebih baik atau ketika kita membantunya. Tapi jika dengan memaksa dan
mengambil alih, sebenarnya itu sudah di luar dari kendali kita agar dia bisa
bergerak dan berubah karena sejatinya kita hanya bisa karena sejatinya kita
hanya bisa mengarahkan dan memberikan cara, tapi yang memutuskan adalah diri
mereka sendiri.
2. Orang gak akan berubah karena rasa
takut, tapi karna dicintai
Salah satu
kalimat dari Jo yang buat aku tersadar bahwa ketika kita sadar bahwa kita
dicintai hal itu membuat kita ingin berubah menjadi versi terbaik dari diri
kita. Jo, akhirnya berubah ketika dia menyadari bahwa dia harus melepaskan
kesalahan ayahnya di dalam dirinya dan mulai mendengar suara hati kecilnya. Dan
selain itu, usaha Sore kepada Jo yang berulang kali dia lakukan, membuat hal
tersebut ada di alam sadar Jo, bahwa dia dicintai oleh Sore. Ketika kita merasa
dicintai, kita akan memaknai hidup kita untuk berusaha menjadi lebih baik agar
bersama orang tersebut.
3.
Jadilah sehat hari ini untuk orang tersayang
kita di masa depan
Sore yang kembali ke masa lalu Jo di mana saat itu Jo masih
muda dan punya kebiasaan buruk yang membuat di masa depan dia meninggal,
disitulah Sore ingin memperbaiki kebiasaan kebiasaan Jo agar Jo bisa hidup
lebih lama bersama Sore. Meskipun sebenarnya kita tidak bisa kembali ke masa
lalu, tapi dari film ini kita belajar bahwa diri kita di masa sekarang adalah
hal berharga untuk orang yang kita sayangi di masa depan. Mungkin kita sering mendengar kalimat, aku rela
mati demi orang tuaku, aku rela mati demi anakku, demi pasanganku. Tapi
sebenarnya yang pasangan kita ingin dengar adalah ketika kita rela sehat untuk
dia. Sama halnya dengan anak maupun orang tua. Tubuh atau diri kita yang
sekarang juga bukan hanya untuk kita sendiri tetapi juga untuk orang yang kita
sayangi di masa depan nanti. Jadi kalau kita sayang dengan orang tua, pasangan,
ataupun anak, siapapun itu, mulailah untuk menjaga kesehatan dan kebiasaan kita
dari sekarang. Karena mereka ingin kita bisa hidup lebih lama lagi bersama
mereka.
4. Waktu adalah amanah
Kita ga
bisa balik ke masa lalu tapi selalu dikasi kesempatan tiap hari untuk berubah.
Yaps bener kita ga akan bisa balik ke masa lalu, tapi kesempatan untuk hidup di
hari ini saja adalah sebuah anugrah yang harus kita pake untuk berbenah diri
dan tidak bermalas-malasan.
5. Ada 3 hal yang gabisa kita ubah,
masa lalu, sakit hati, dan kematian - Marco
6. Cinta nggak hanya soal senang aja
Kenapa
senja menyenangkan. Kadang ia merah merekah bahagia, kadang ia gelap hitam
berduka, tapi langit selalu menerima senja apa adanya. Dari sini makna yang aku
ambil adalah, ketika kita mencintai seseorang, akan ada baik dan buruknya orang
tersebut. orang yang benar-benar mencintai kita adalah ketika dia tidak akan
meninggalkan kita dengan ketidaksemupurnaan yang kita miliki. Justru mereka
akan tetap ada di samping kita untuk terus sama-sama hidup. Mereka mencintai
kita dengan hitam dan putihnya kita dan tidak akan meninggalkan kita bahkan di
titik terendah kita. Semoga kita bisa menemukan langit kita
masing-masing ya, hehehe.
7.
Soal pernikahan
Waktu Jo tanya, pernikahan kita indah banget ya? Dari
jawaban Sore aku belajar bahwa cintanya Sore ke Jo tidak tumbuh sedalam itu
karena pernikahan mereka indah sekali, tapi justru mereka hanya berantem. Tapi
justru disitulah letak cintanya. Cinta bukan hanya soal nyaman aja, tapi soal
komitmen untuk tetap ada, tetap berusaha mengerti pasangan, bukan soal siapa
yang benar dan siapa yang salah. Lewat konflik yang ada, mereka selalu mau
berjuang satu sama lain.
8.
Belajar untuk memaafkan orang lain justru
membebaskan kita
Jo sempat menolak memaafkan ayahnya. Tapi ternyata, kemarahan itu justru
mengurung dirinya sendiri. Kadang kita pikir menyimpan luka bisa melindungi
kita, tapi justru itu bikin kita nggak bebas. Belajar memaafkan bukan berarti
melupakan, tapi melepaskan beban agar bisa berjalan lebih ringan.
Comments