How I Love Being A Woman

Aku suka menjadi perempuan. Ya, hingga saat ini dan selamanya, aku menyukai diriku yang dulu, yang sekarang, dan yang akan datang. Aku suka menjadi perempuan. Entah hal apa yang memicuku untuk memikirkan dan menulis ini, tapi inilah yang kurasakan. Aku hanya berpikir, betapa indahnya menjadi perempuan.

Aku suka cara kita tumbuh, dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga kita tak lagi di dunia. Aku suka bagaimana kita bisa bertahan menghadapi hal-hal yang orang lain anggap tidak mungkin kita lakukan, tapi kita berhasil melewatinya. Dulu, mungkin kita tidak menyukai warna pink karena dianggap terlalu "perempuan," tapi kini kita melihatnya dengan perspektif baru dan menyadari bahwa warna-warna cerah seperti merah muda dan ungu lilac ternyata sangat cantik saat kita kenakan.

Aku suka cara kita berteman dan berbagi cerita hingga ke detail terkecil. Kita bisa menemukan pertemanan yang sehat, yang saling mendukung dan menguatkan dengan segala hal yang kita miliki. Aku suka ketika kita dengan senang hati menonton tutorial makeup atau hijab, mencari rekomendasi outfit dan lipstik, dan menyadari bahwa penampilan kita bisa memengaruhi mood. Aku suka bagaimana kita bisa menyampaikan isi hati dengan begitu terbuka dan penuh semangat. Aku suka energi kita yang kadang berubah-ubah, mudah marah atau kesal untuk hal-hal kecil dan itu bisa membuat mood berantakan seharian. 

Sudut pandang kita juga terus berubah seiring waktu dan usia. Kita mulai mengerti tentang diri kita, tujuan hidup, mimpi, dan hal-hal yang membuat hidup kita bermakna. Kita menemukan hal yang kita sukai dan berani melakukannya dengan bebas. Kita berani belajar, bermimpi, dan bersuara. Semangat dan energi kita untuk mengejar mimpi itu luar biasa. Dan satu hal lagi, aku suka menjadi perempuan saat kita bisa berbagi kisah pertumbuhan kita dengan perempuan lain, sehingga kita bisa mendefinisikan perempuan versi kita sendiri.

Aku juga suka julukan-julukan yang kita berikan satu sama lain, seperti cantik, queen, girl boss atau nama panggilan lain yang membuat kita merasa spesial dan terhubung. Caranya kita "slay," cara kita berbicara dengan ibu dan ayah. Aku suka sisi perempuan yang penuh kasih dan kelembutan untuk orang-orang tersayang. Aku merasa aman dan nyaman berada di sekitar perempuan lain, menjadi diriku sendiri.

Aku sangat menikmati ikatan yang kita miliki. Kita mungkin bertengkar dan berselisih, tapi pada akhirnya, cinta kita tak ada habisnya. Kita akan selalu ada untuk satu sama lain. Ya, bahkan dari pertengkaran kecil itu, kita bisa belajar banyak tentang hubungan. Aku suka kita yang cerewet dan membicarakan segala hal yang kita suka, hobi, dan kehidupan sehari-hari sebagai seorang perempuan, mungkin seperti life update yang entah berapa kali itu sudah menjadi rutinitas hidup kita.

Aku sangat bangga menjadi bagian dari komunitas (perempuan) yang luar biasa ini. Aku merasa kuat menjadi perempuan. Mungkin dunia kadang menentang kita, tapi selama kita memiliki satu sama lain, kita akan selalu keluar sebagai pemenang. Karena perempuan itu kuat, cantik, dan luar biasa. Kita hanyalah seorang gadis, yang kemudian menjadi wanita, ibu, dan nenek, yang akan melahirkan generasi baru untuk dunia ini. Aku suka menjadi perempuan, itu adalah salah satu hal terindah dalam hidup.

Comments