Bukan Sekadar Bertemu, Tapi Bertumbuh
Aku pulang dengan perasaan full. Hatiku penuh dan rasanya bahagia. Malam ini aku menghabiskan waktu untuk bercerita dengan ririn, dia adalah juniorku di kampus. Tapi aku tak menganggapnya sebagai junior, melainkan teman nyaman untuk berbagi dan berdiskusi. Sebenarnya pertemuan kami malam ini sudah kami rencanakan. Aku bertemu dengan dia beberapa hari yang lalu di kampus. Percakapan kami saat itu rasanya belum tuntas, jadi aku memanggilnya untuk bertemu lagi. Rasanya seperti ada suara yang mengatakan bahwa aku harus bertemu dengannya.
Bisa dibilang kami sangat terhubung melalui hobi dan mimpi kami. Buku dan bahasa inggris. Aku dan ririn adalah seorang yang senang membaca dan belajar bahasa inggris. Pertemuan kami malam ini ternyata menyadarkanku bahwa masih banyak orang yang luar biasa yang belum ku temui. Setelah banyak mengobrol hampir 4 jam lamanya, ternyata kami memiliki banyak kesamaan selain dari hobi dan mimpi kami. Bahkan ririn mengatakan bahwa dia seperti melihat dirinya versi berbeda di dalam diriku. Dia melihatku seperti dirinya sendiri. Aku kagum dengan buku-buku yang dia baca, dengan semangat belajar yang dia punya, dan pendirian dalam dirinya. Dia punya prinsip hidup tersendiri. Di tengah percakapan kami, dia selalu mengatakan bahwa aku adalah orang favoritnya. Tapi dia tidak menyadari bahwa aku juga mulai menyukainya. Dia perempuan yang cerdas, ambisius, dan peduli tentang masa depannya.
Kami sesekali bercerita tentang coffee shop yang sering kami kunjungi, tentang kelebihan dan kekuarangannya, kami juga membahas tentang buku dan penulis favorit kami, menggali pelajaran dari tiap narasi yang kami dapat, bertukar sudut pandang, dan di akhir pertemuan kami, kami mulai berbicara dengan bahasa inggris. Meskipun tidak sempurna, kami tetap melanjutkannya. Tidak peduli tanggapan orang yang mendengar kami. Karena kami sadar, bahwa kami sedang belajar, dan orang yang sedang belajar berarti orang yang tidak takut berbuat salah. Bukankah begitu?
Satu hal yang bisa menjadi “main discussion” kami yaitu tentang Pendidikan. Betapa hebatnya Pendidikan mengubah kami menjadi diri kami versi sekarang. Pendidikan bukan hanya tentang belajar di kelas dan menerima materi, atau duduk membaca buku dan menghafal, atau mungkin mendapat nilai yang baik. Tetapi lebih daripada itu, justru Pendidikan adalah salah satu fondasi utama dalam kehidupan. Tentang bagaimana cara kita berpikir, cara kita memandang suatu hal, cara kita untuk mengambil keputusan, dan cara kita untuk melihat dunia dari sisi yang berbeda.
Ada banyak hal yang bisa ku bawa pulang malam ini, bukan barang atau benda. Tapi sebuah ilmu yang mungkin tidak aku dapatkan di versi percakapan manapun. Karena aku percaya setiap orang yang kita temui membawakan perasaan dan pengalaman yang berbeda. Dan setiap pertemuan itu adalah waktu yang sangat bermakna.
Comments